Bersama ini, akan ku ungkapkan segala isi hati ku untukmu.
Sudah satu tahun lebih aku menyimpan ini semua dari dirimu. Rasa nya ingin ku utarakan kepada mu semalam. Tapi aku selalu berpikir, aku hanya seorang perempuan yang bisa tersenyum jika kamu membawa kabar bahagia, biarpun itu bukan tentang "kita".
Coba kita hitung, sudah berapa banyak malam yang kita lalui bersama? Sudah berapa cerita yang telah kita buat? Dari itu semua, berapa banyak kenangan yang muncul? Dan berapa banyak perasaan cinta ku yang makin meluap?
Aroma parfum itu...
Selalu membekas di hidung ku, dan aroma itu selalu terbayang di hidung ku saat aku merindukan mu. Ingin rasanya ku peluk lagi tubuh itu, dan tak akan pernah aku lepaskan.
Jadi beginikah, rasa seorang perempuan yang sedang jatuh cinta? Rasa perempuan yang mencintai teman laki-lakinya sendiri. Rasa perempuan yang hanya bisa memeluk teman nya, bukan kekasih nya.
Aku selalu berdebar tiap bertatap wajah dengan mu. Aku selalu merasa, bahwa waktu selalu berjalan cepat saat aku sedang bersama mu.
Untukmu,
Terima kasih untuk waktu mu yang telah kamu berikan pada ku.
Terima kasih untuk perhatian mu selama ini.
Terima kasih untuk pelukan itu, dan terima kasih karena kamu selalu menjadi tempat ternyaman ku yang kedua setelah rumah.
Untukmu,
Aku selalu berdoa agar kamu diberi umur panjang, kesuksesan, serta kebahagiaan.
Aku juga akan selalu menemani perjalanan mu hingga nanti dari tempat ku menulis saat ini.
Jika kamu sudah ada di atas sana, aku orang keempat yang turut senang setelah ayah, ibu, serta adik mu.
Untukmu,
Semoga kamu segera mengetahui akan perasaan ini, sebelum semua terlambat, dan aku akan memilih jalan yang lain.
Dari aku yang menyayangi mu dengan semua airmata ku,
Tita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar