Di tiap gerimis/hujan, pasti akan memiliki cerita yang takkan terlupakan bagi yang mengalami kejadian-kejadian penting dalam hidupnya. Aku, salah satunya.
Tiap hujan seperti petang ini, memori otak ku selalu berputar, mengingat banyak kejadian yang ku lalui saat hujan/gerimis. Baik kejadian menyenangkan, atau tidak menyenangkan.
Buatku, hujan selalu indah. Karena hujan lah yang bisa membuat ku tersenyum. Hujan itu berkah dari Yang Maha Kuasa, jangan di hujat ataupun di tolak. Di syukuri saja semua. Kembali lagi ke alasan ku untuk tersenyum. Di salah satu hujan yang pernah ku alami, aku pernah menangis bahagia, benar-benar bahagia. Oh saat itu bukan hujan, namun gerimis.
Apa yang membuat aku menangis bahagia? Doa ku selama satu tahun Alhamdulillah terjawab :)
Sungguh saat itu, aku benar-benar merasakan bahagia yang sesungguhnya, setelah aku hampir menyerah. Aku merasa, Allah tidak pernah tidak memberikan apa yang umatnya butuhkan. Pasti, akan diberi, tapi tetap waktu yang akan menemani mu, apabila apa yang kamu mau belum kamu dapatkan.
Jika gerimis saat itu dihubungkan dengan gerimis petang ini, bagaimana? Aku masih tersenyum. Biarpun sesuatu yang Allah beri sewaktu gerimis tempo hari telah pergi. Sesuatu itu perlahan mulai meninggalkan. Dan kenapa aku masih bisa tersenyum?
Setidaknya, aku sudah belajar, bagaimana cara untuk mendapat sesuatu yang aku inginkan dan, saat sesuatu itu pergi, aku benar-benar belajar untuk mengikhlaskan. Tak mudah, tapi aku yakin, bisa :)
Sesuatu itu akan menjadi salah satu pelajaran berharga dalam hidupku, bahwa, "Kamu boleh meminta apa saja yang kamu inginkan pada Allah. Jika Allah mengabulkannya, bersyukurlah, jika tidak, akan ada hal yang jauh lebih baik dari yang kamu minta".
Perbanyaklah berdoa, dan yakinlah, semua akan datang pada waktunya.
With love, titarahanip.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar