Selasa, 11 Oktober 2016

Sebait Ucapan Cinta

Sedang dikejar deadline tugas kuliah dan harus menempuh Ujian Tengah Semester, padahal lagi batuk ga enak badan, aku mendarat cantik di salah satu kedai kopi. Bego. Udah tau sakit, masih saja keluar malam dan menikmati secangkir kopi.

Tentu, aku tidak akan memesan es dan kawannya, aku hanya memesan secangkir kopi panas, ditemani buku kuliah, laptop, dan salah seorang sahabatku. Terima kasih ya, sudah mau mengantar dan menemani aku untuk mengerjakan tugas-tugasku.
Ada yang berbeda tapi malam ini. Aku merasa aneh dengan diriku sendiri. Berkutat dengan tugas-tugas selama sebulan yang lalu sampai saat ini, membuat ku lupa memikirkan satu hal yang kurasa penting untuk ku.

Lupakan saja mengenai hal itu. Aku hanya ingin bersajak cinta, mengirim puisi romantis untuk dia yang saat ini sedang berlalu lalang di pikiran ku. Senang berjumpa denganmu. Oh iya, sedang apa kamu saat ini? Apa kamu juga sibuk? Atau sedang membuka tutup ponsel menunggu pesan dari seseorang yang kamu harapkan? Apa aku juga akan menjadi orang yang kamu harapkan? Oh, ku harap begitu.

Beribu pesan cinta tertulis indah di ponsel ku, satu pun tak berani ku kirim untuk mu. Bahkan sekedar mengirim "hai" saja, jari ini tak sanggup menuliskannya. Inikah yang dinamakan sensasi menjadi "secret admirer" bagi seseorang? Jika aku hanya ditakdirkan begini saja, banyak bersyukur lah aku, yang penting aku bisa melihat mu tertawa bahagia melalui postingan-postingan foto di jendela instagram mu. Dan jika aku di takdirkan untuk bisa lebih mengenalmu, aku tak akan pernah melewatkan sedetik pun waktu untuk bersamamu.

Semoga kamu membaca apa yang aku tulis malam ini, dari aku, yang sedang batuk dan kehabisan suara.

With love, titarahanip.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar