Harapan.
Satu kata, berbagai makna, berbagai kesenangan, dan berbagai kesedihan.
Satu kata, yang jika hanya dibayangkan, akan menimbulkan kekecewaan.
Satu kata, yang diimbangi dengan usaha dan berdoa, akan menimbulkan kebahagiaan.
Dimana harapan?
Harapan ada dimana-mana, termasuk di pikiran dan hati kita sendiri.
Dia bisa menjadi penyemangat hidup dan dia bisa menjadi beban hidup.
Di dalam hati, harapan bisa menimbulkan kebahagiaan jika kita mewujudkan kata hati masing-masing.
Tapi, di pikiran, sebagian besar harapan, hanya sebatas angan yang tidak mungkin tergapai.
Sebatas angan yang lalu lalang di pikiran tiap saat, dan seringkali pikiran tak pernah sejalan dengan kata hati.
Pikiran yang selalu egois. Tanpa dia mau berusaha dan berpikir, dia ingin harapan itu terwujud.
Sementara itu, hati yang sulit untuk mengerjakan itu semua tanpa pikiran.
Mereka satu tujuan, tapi tak sejalan.
Terlalu banyak menyimpan harapan, itu juga tidak baik.
Satu harapan saja udah susah untuk mewujudkan nya, apalagi banyak harapan.
Bukan maksud ku untuk menggurui kalian semua, tapi sebelum memikirkan banyak harapan, ada baiknya satu harapan dulu diselesaikan atau diwujudkan, agar tak menjadi angan di pikiran.
Banyak yang menjadi godaan saat ingin mewujudkan satu harapan. Harapan lain juga akan bermunculan.
Nah, di situlah yang akan menjadi tantangan bagi hati dan pikiran.
Hati yang ingin mewujudkan harapan satu demi satu, dan pikiran yang selalu ingin mengambil harapan dan menjadikannya khayalan.
Jadi, selamat berpikir.
Semoga hati dan pikiran kalian sejalan :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar